Move On Memang Butuh Waktu, Kamu yang Sekarang Berjuang Melupakan Sosok Lelaki yang Pernah Mengisi Hatimu, Lakukan Ini untuk Menghentikan Kesedihanmu

1 min read

Menjalin hubungan dengan lelaki yang dicintai pasti menjadi keinginan setiap wanita. Perasaan sayangmu padanya pun akan terbalaskan. Kamu tidak perlu menjalani cinta satu hati. Seperti kata pepatah, tak ada yang abadi. Begitu pun dengan cinta.

Move On Memang Butuh Waktu, Kamu yang Sekarang Berjuang Melupakan Sosok Lelaki yang Pernah Mengisi Hatimu, Lakukan Ini untuk Menghentikan Kesedihanmu

Hubungan pacaran yang kalian jalani terpaksa cukup sampai disini. Impian yang kalian ukir berdua kini tinggalah mimpi-mimpi semata. Harapan yang kamu gantungkan padanya sekarang tinggal kata-kata belaka. Kekecewaan pasti ada.

Tapi, apakah kamu akan selamanya larut dalam rasa kecewa? Tak usah risau, lima hal berikut bisa membantumu menghentikan kesedihanmu.

1. Buang jauh-jauh segala benda yang mengingatkanmu padanya

Buang jauh-jauh segala benda yang mengingatkanmu padanya

Singkirkanlah benda-benda yang membuatmu teringat padanya. Kalau sayang untuk dibuang, maka simpanlah di tempat yang sulit kamu jangkau. Jika kamu sudah benar-benar bisa melupakannya, kamu bisa ambil barang itu kembali.

Kamu juga bisa menitipkan barang tersebut kepada orang-orang yang kamu percaya. Hindari berdekatan dengan barang pemberiannya atau barang-barang yang mengingatkanmu padanya. Semakin sering kamu melihat benda tersebut, semakin sering pula kamu akan memikirkannya.

Bukan lagi pikiran tentang bahagia bersama orang yang dicinta, tapi kenyataan bahwa saat ini kamu sudah berpisah dengannya.

2. Memblokir akun sosial media memang terdengar kekanakan, tapi cara ini cukup ampuh untuk membuatmu melupakannya

Memblokir akun sosial media memang terdengar kekanakan, tapi cara ini cukup ampuh untuk membuatmu melupakannya

Hapus semua foto kenangan kalian berdua serta blokir semua akun sosial medianya. Cara ini memang terdengar kekanakan, tapi ampuh untuk membantu melupakannya. Kamu bisa saja secara tidak sengaja stalking akun sosial medianya, kemudian kembali sedih karena tak lagi bersamanya.

Sebisa mungkin hindari akun sosial media miliknya, kalau perlu blokir saja. Seandainya kamu tidak tega memblokirnya, kurangi saja intensitas stalking serta bermain sosial media. Berhentilah peduli dengan kehidupannya karena itu menandakan kamu belum bisa move on darinya. Berhentilah peduli dengan kehidupannya dan pedulilah dengan kehidupanmu sendiri.

3. Lupakan kenangannya, bukan orangnya, karena kenangannya lah yang membuatmu terus bernostalgia

Lupakan kenangannya, bukan orangnya, karena kenangannya lah yang membuatmu terus bernostalgia

Kalau kamu berusaha melupakan orangnya tapi tetap ingat dengan kenangannya, rasanya percuma saja. Kenyataan bahwa kenangan indah yang telah kalian lalui tak bisa diputar kembali justru membuatmu semakin sedih. Hatimu akan terus-terusan menginginkan kenangan itu kembali terjadi.

Kamu malah semakin ingin mengulang masa-masa indah itu kembali. Pelan-pelan saja mulai lupakan kenangannya. Jangan ingat-ingat perasaan bahagia yang pernah kalian lewati bersama. Katakan pada dirimu sendiri, kenangan itu tinggalah kenangan. Tak bisa diulangi kembali.

Biarkan hatimu mengikhlaskannya dengan perlahan. Jangan terburu-buru, biarkan waktu berjalan menemanimu melupakannya. Tak perlu dipaksakan, cukup dengan mengikhlaskan.

4. Sibukkan dirimu dengan aktivitas baru, sambutlah lembaran baru di hidupmu

Sibukkan dirimu dengan aktivitas baru, sambutlah lembaran baru di hidupmu

Menyibukkan diri dengan aktifitas baru bisa membantumu melupakan dia. Carilah aktifitas baru yang akan membuatmu bahagia. Berikanlah kesempatan bagi hal-hal baru untuk datang ke dalam hidupmu. Saat kamu sibuk dengan kegiatan baru, kesedihanmu pun terlupakan.

Tidak perlu berlari dari kesedihan, cukup ciptakan kebahagiaan baru dalam hidupmu. Tutup lembaran kenangan bersamanya dan bukalah lembaran baru untuk dirimu.

5. Sesedih apapun kamu, tidak akan bisa membuatnya kembali padamu, maka lanjutkanlah hidupmu

Sesedih apapun kamu, tidak akan bisa membuatnya kembali padamu, maka lanjutkanlah hidupmu

Ingatlah satu hal yang sudah menjadi hukum pasti, sesedih apapun kamu, dia tak akan kembali lagi. Bersedih boleh saja. Kamu baru saja menerima luka lara. Silahkan bersedih karena kamu perlu meluapkan emosi.

Tapi, jangan berlarut-larut dalam kesedihan. Walaupun kamu sedih sampai tidak makan minum, kenyataannya dia tak akan kembali padamu. Kamu sedih berlarut-larut pun, mungkin saja dia tidak peduli. Jangan buang energimu, lanjutkan kehidupanmu!

Berjuanglah sekuat tenaga untuk lepas dari kesedihan ini. Kamu berhak untuk bahagia walau tanpa dia. Kamu berharga, janganlah terlalu larut dengan rasa kecewa. Rasa kecewa tak berujung hanya akan membuatmu sengsara.

Ibu Muda yang Saat Ini Tengah Bersiap Mendaftarkan Buah…

Menjadi seorang ibu menjadi kebahagiaan tersendiri. Kamu diberi anugerah luar biasa untuk menyaksikan serta merawat seorang malaikat kecil. Kamu pun membesarkan si buah hati...
Fahmi
1 min read

Wanita yang Saat Ini Berstatus Sebagai Orang Ketiga, Renungkan…

Wanita selalu ingin menjadi yang utama, selalu diprioritaskan oleh pasangan. Wanita selalu ingin menjadi satu-satunya, ingin memiliki sang kekasih seutuhnya. Namun, tak semua wanita...
Fahmi
1 min read

Jangan Hanya Menyebut Dirimu Sebagai Wanita Kentang, Kamu Bisa…

Saat sedang membuka sosmed, pernahkah membaca kata-kata “apalah dayaku yang hanya seorang kentang?”. Istilah kentang sendiri biasa digunakan seseorang untuk mendeskripsikan kejelekan pada wajahnya...
Fahmi
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *