Breaking

Janda Bukan Sebuah Status yang Diimpikan Wanita, Duka Ini Senantiasa Mengiringi Kehidupanmu Setelah Menjanda

Status janda tak ingin dimiliki oleh satu wanita manapun. Pasti setiap wanita menginginkan hidup bahagia bersama orang yang dicinta. Ada berbagai alasan yang menyebabkanmu menjadi seorang janda. Mulai dari perselingkuhan yang dilakukan pasangan, perbedaan pandangan, atau bahkan suami yang telah lebih dulu dipanggil Tuhan.

Janda Bukan Sebuah Status yang Diimpikan Wanita, Duka Ini Senantiasa Mengiringi Kehidupanmu Setelah Menjanda

Semua itu diluar kendalimu, kamu hanya bisa menerima serta melanjutkan kehidupan. Menjadi seorang mantan istri membuat kamu mengalami suka duka yang tak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Duka berikut akan senantiasa mengiringi kehidupanmu setelah menjanda.

1. Kamu seringkali dianggap sebagai wanita yang tak becus mengurus rumah tangga


Kamu seringkali dianggap sebagai wanita yang tak becus mengurus rumah tangga

Bagi kamu janda yang baru saja bercerai dari suami, anggapan ini seringkali menyertai status menjanda yang kamu pilih. Kamu dianggap sebagai wanita yang tak becus mempertahankan rumah tangga. Kamu dianggap telah gagal membina rumah tangga dengan sang suami.

Padahal mereka yang beranggapan seperti ini belum tentu mengerti keadaan sebenarnya. Mereka tidak tahu apa alasan kamu berpisah dengan mantan suamimu. Tidak sepantasnya kesalahan serta merta dilemparkan kepadamu. Belum tentu perceraian ini dilatarbelakangi satu kesalahanmu atau kesalahan suamimu.

Sebuah perceraian pasti dilandasi oleh banyak faktor. Kamu pasti juga sudah memikirkan matang-matang sebelum berpisah dengan suami. Sudah saatnya kamu berhenti menyalahkan dirimu! Bangkitlah dan lanjutkan hidupmu!

2. Mendapat stigma negatif sebagai calon perebut suami orang sudah biasa bagimu


Mendapat stigma negatif sebagai calon perebut suami orang sudah biasa bagimu

Begitu kamu bercerai, pasti banyak teman atau tetanggamu yang mulai waspada. Dengan status seorang janda, membuat mereka beranggapan kamu bisa saja menjadi perusak rumah tangga mereka. Banyak dari teman atau tetanggamu yang kini mulai menjauhimu atau sekedar melempar tatapan sinis padamu.

Mereka was-was jikalau kamu akan merebut suami mereka. Padahal kamu bukan sosok yang seperti mereka pikirkan. Kamu bukan wanita dalam film yang siap sedia merebut suami orang setelah menjanda.

Satu hal yang harus kamu lakukan ketika mendapat stigma negatif ini adalah tetap menjaga jarak dengan lelaki yang berstatus suami orang. Semua ini kamu lakukan demi menghindari fitnah yang kapanpun bisa menyertaimu.

3. Kamu harus berjuang untuk bekerja serta merawat anak seorang diri


Kamu harus berjuang untuk bekerja serta merawat anak seorang diri

Bagi kamu yang saat ini hidup bersama buah hati, tanggung jawabmu pun semakin besar. Apalagi jika mereka masih di bawah umur atau di usia sekolah. Kamu harus bekerja demi menghidupi dirimu serta anak-anakmu. Kamu harus membagi waktu antara berkarir dan merawat anak. Kamu pun harus rela merawat anak seorang diri.

Tentu sulit bagimu, kamu harus berperan sebagai pencari nafkah sekaligus merawat anak. Ingatlah, usahamu ini akan berbuah manis dikemudian hari. Anak-anakmu akan sangat bangga memiliki Mama yang kuat serta pekerja keras seperti dirimu.

4. Sesekali terbesit keinginan untuk kembali mencari tambatan hati


Sesekali terbesit keinginan untuk kembali mencari tambatan hati

Lama hidup sendiri pun membuatmu ingin kembali mencari tambatan hati. Kamu pun mulai membuka diri untuk kembali menemukan cinta sejati. Kamu harus dengan ikhlas menerima luka lama yang telah dilakukan oleh mantan suamimu.

Berjuang melupakan kenangan masa lalu demi membuka lembaran baru. Tidak semudah yang kamu bayangkan, ada saja kenangan yang membelenggumu memutar kembali memori masa lalu. Seburuk apapun masa lalumu, kamu harus tetap melanjutkan hidupmu. Tak perlu terburu-buru mencari yang baru, tunggulah hingga kamu menemukan yang benar-benar tepat bagimu.

5. Kamu pun mulai kembali mencari, hingga akhirnya kamu menyadari ternyata kamu masih nyaman sendiri


Kamu pun mulai kembali mencari, hingga akhirnya kamu menyadari ternyata kamu masih nyaman sendiri

Keinginan menemukan tambatan hati mendorong dirimu untuk kembali mencari. Kamu mulai membuka diri membiarkan laki-laki mendekati dirimu. Kamu pun mulai mencari pribadi yang cocok bagimu. Terkadang kamu terpaksa berganti-ganti memilih lelaki.

Tak jarang, orang-orang berpikiran negatif karena ada beberapa lelaki yang berganti-ganti mendekati dirimu. Biarkan saja orang berpikiran negatif tentang dirimu. Kamu memiliki hak untuk mencari laki-laki yang layak kamu cintai, sosok laki-laki yang layak menjadi pendamping hidupmu.

Kamu membiarkan banyak lelaki mendekatimu bukan untuk maksud tertentu, kamu melakukan ini demi menemukan lelaki yang cocok bagimu. Kamu ingin rumah tangga kali ini tidak gagal kembali.

Setelah perjalanan panjang yang kamu tempuh, ternyata kamu menyadari saat ini kamu masih nyaman sendiri. Nikmatilah kesendirianmu sembari mencari sosok baru yang layak kamu jadikan tambatan hati.

Menjadi janda atau pun berstatus istri memang memiliki tantangannya sendiri-sendiri. Entah apa yang akan terjadi, kamu harus tetap berjuang melewati semua ini. Semangat menjalani kehidupanmu, Ladies!

No comments:

Powered by Blogger.